Masih ingat nenek yang menikah dengan pemuda 24 tahun? Hubungan mereka berakhir Tragis!!
Kisah asmara pasangan yang sempat viral, karena usianya terpaut 54 tahun, telah berjalan selama 9 bulan.
Oma Martha Bathe Potu (82) dan Sofian Loho Dandel (28) menjadi sorotan publik setelah melangsungkan pernikahan resminya pada Februari 2017.
Dikutip dari laman Tribun Manado, Kamis (16/11/2017), kekuatan cinta pasutri ini pernah diuji saat Sofian mengalami penganiayaan di Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Oma Martha pun menyusul sang suami ke Kotamobagu meskipun harus melalui jarak tempuh yang sangat jauh.
Walaupun telah dibuat sedih, wanita yang pernah tinggal di Las Vegas itu memaafkan pelaku penganiayaan terhadap Sofian.
Sembilan bulan telah berlalu, kini Oma Martha muncul kembali dengan kabar mengejutkan. Bahkan terkesan tragis.
Ia melaporkan sang suami ke Polres Minsel dengan alasan ditelantarkan dan tidak diberi nafkah lahir batin.
Kepada awak media Oma Martha juga mengungkapkan bahwa Sofian meninggalkan dirinya tanpa kabar yang jelas.
"Setiap kali dia pamit alasannya selalu kerja, tapi bajunya selalu dibawa sampai tak tersisa satu pun di rumah," kata Oma Martha di Mapolres Minsel, Kamis (16/11/2017).
Perbuatan itu bahkan sudah dilakukan Sofian lebih dari satu kali.
"Saya sudah hafal betul kelakuannya, ini sudah yang ketiga kalinya dia meninggalkan saya," lanjut wanita berambut pendek itu.
Oma Martha pun sudah merasa tidak sanggup lagi menjalani hidup dengan sang suami.
"Saya tidak mau lagi. Cukup, saya sudah sakit hati. Saudara-saudara saya juga sudah tidak senang dengan kelakuannya," tandas Oma Martha.
Oma Martha berharap Sofian segera diproses hukum agar sadar dan berubah atas tindakannya.
"Sofian, sampai ketemu ya di Polres," ujarnya.
Oma Martha mengaku sudah kecewa berat dan tidak cinta lagi kepada suaminya karena terlanjur sakit hati.
"Walaupun Ia datang untuk minta maaf, saya tidak akan berikan Sofian, maaf. Hati sudah terlanjur kecewa," ucap Sofian
Katanya, kalaupun akan ketemu mungkin di Polres saja agar semua tindakan dan kesalahan Sofian bisa terbuka.
"Yang pasti proses ini harus terus jalan agar ada efek jerah atas tindakan Sofian," ujar Oma Martha.
Dia pun mengungkap sudah 3 bulan ditinggalkan Sofian dan selama itu juga pisah ranjang dengannya.
"Saya tidak kangen sama dia, toh semua baju telah diangkut semua tak ada satupun pakaian tersisa," tuturnya.
Bahkan foto pernikahan sudah tak ada yang tersisah, hanya ada satu foto ukuran 10 R dan dirusak dan disimpan Sofian.
Katanya selama beberapa bulan berumah tangga, biaya hidup hanya bergantung kepada saudara dan pimpinan gerejanya. Sofian tak lagi menafkahinya
"Kadang saudara memberikan makanan dan ketika ada uang saya membeli sendiri," katanya
Sofian belum mampu membiayai kebutuhan rumah tangga, jadi Oma Martha juga berusaha mendapatkan uang sendiri.
Pernah saat tak punya uang, ada beberapa barang seperti kulkas dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Kalau Sofian ketika ada uang paling dia gunakan untuk minum (miras)," tutur Oma Martha.
Ketika ada masalah dengan Sofyan, dia memilih mengalah dari suaminya tersebut.
"Saat bersama memang banyak masalah, tapi kami berdua dapat selesaikan masalah tersebut," ungkapnya
Kadang Oma Martha dan Sofian bertengkar gara-gara tingkah laku Sofian yang buruk diantaranya suka minum alkohol.
"Saya tidak bisa marah sekali sama dia. Setelah ada masalah dan dan Sofian marah-marah pasti saya yang mengalah," kata Oma Martha.
Katanya, kalau ada masalah atau Sofian inginkan sesuatu pasti Ia datang dengan lembut.
"Beberapa kali saat ingin tidur di kamar, Sofian tidur di bawah kasur dan saya kasur sebelahnya. Jika ingin berhubungan suami istri pasti diawali dengan bercanda," ungkapnya.
Namun, masalah kali ini sudah tak bisa dimaafkan lagi karena sudah terlanjur kecewa dengan sikap dan tingkah laku Sofian.
Padahal selama bersama, Oma Martha harus mengerjakan semua pekerjaan rumah sendirian.
Oma Martha kadang masak sendiri atau diberikan makan keluarga.
Sofian lapar dan ingin makan sesuai kemauan, dia pasti makan mie instan.
Selain itu, makanan kesukaan dia banyak dan yang pasti apa saja diberikan pasti dimakan.
"Tuhan selalu membuka berkat sehingga untuk makanan sehari-hari selalu tersedia," katanya.
Untuk pakaian, Oma Martha mencuci sendiri bahkan ada pakaian Sofian juga sering dicuci.
Kendati begitu, siapa menyangka hubungan suami istri ini hot di ranjang.
"Bahkan seminggu bisa sampai 5 kali," ujarnya sambil tersenyum
Untuk kepuasan, tentunya Oma Martha merasa puas dengan hubungan intim itu.
"Sama-sama enak, kadang Sofian lebih dulu keluar," katanya.
Sebagai istri, sudah pasti bisa melayani suami.
Kini rasa cinta itu sudah hilang, Oma Marthamengaku sakit hati dan benci. Dia bahkan tak akan belas kasihan terhadap Sofian. Kendati nanti ditahan polisi karena laporannya.
"Hati sudah terluka dan susah untuk memaafkan Sofian," katanya
Kendati bagitu, Oma Martha meminta sang suami untuk menjaga wanita yang dikabarkan saat ini sudah bersama Sofian.
"Saya sudah terbiasa sendiri, anak-anak ada dua sudah dewasa semua dan sudah bekerja. Kadang saya kunjungi anak laki-laki untuk melihat cucu, tapi ketika liburan kerja," ungkapnya.
Oma Martha bercerita awal kisah cinta mereka. Sofian telepon dan salah sambung. Namun, karena keduanya penasaran akhirnya Sofian beranikan diri datang ke rumahnya.
Sofian datang dan menginginkan hidup bersama dengan Oma Martha.
"Sebelum akhirnya menikah, saya banyak mendapat wejangan dari tetangga dan keluarga terkait Sofian. Tapi karena merasa kasian, akhirnya kami menikah," ungkapnya.
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana berkata, petugas masih sementara mendalami laporan Oma Martha.
"Apakah barang-barang yang di bawah suaminya milik bersama atau pribadi. Jadi masih dalam proses," ucapnya.
Ya, menurut laporan, Sofian menelantarkan Oma Martha sudah 3 bulan.
"Kita sedang dalami laporannya dan memanggil saksi-saksi. Mencari tahu juga apakah ada barang-barang Oma Martha dibawah atau tidak. Selain itu, jika ada barang yang dijual akan dicari tahu apa milik bersama dalam hal milik keluarga atau pribadi," ujarnya
KBO Reskrim Polres Minsel Dwi Galih menambahkan, Sofian bisa dijerat dengan UU Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT.
"Ancaman 3 tahun penjara dan denda Rp 15 juta," pungkasnya.
Diketahui, Martha Bathe Potu (82) dinikahi pria muda bernama Sofian Loho Dandel (28 ) pada Februari 2017 silam.
Kisah cinta mereka sempat menjadi viral di media sosial karena perbedaan keduanya yang terpaut 54 tahun.
Keduanya pun sempat diundang diwawancara di sebuah station televisi nasional.
Pernikahan keduanya ikut membuat presenter papan atas Indonesia Dedi Corbuzier mengundang tampil dalam talk show 'Hitam Putih' Trans7.
Awal percintaan mereka dipenuhi romantika cinta yang membuat orang lain iri.
Kedua pasangan harmonis ini berencana untuk tinggal di Lelema di rumah sederhana berlantai satu dengan tiga kamar.
Oma Martha sendiri sebelumnya sudah pernah menikah, namun suaminya telah meninggal.
Dia memiliki dua orang anak yang perempuan tinggal di Jerman dan telah menikah, sedangkan anak laki-laki bekerja di Arab.
Rencana pernikahan kedua sejoli ini tentu saja ditentang oleh keluarga, banyak yang tidak setuju.
Namun karena keduanya sudah saling cinta sehingga keputusan menikah diwujudkan pada Sabtu (18/2/2017).
Sebuah video yang direkam kenalan Oma Martha beredar di media sosial Facebook, isinya tentang pengakuan lucu Oma Martha tentang malam pertamanya bersama suami tercinta Sofian.
"Tinggal dari kami sih sukanya berapa kali, yaah bagaimana yaa," ujar Oma Martha disambut tawa ngakak tetangganya beberapa waktu lalu
Kala itu, Oma Martha tak lupa memberi resep bagi para jomblo yang belum punya pasangan.
"Yang penting berdoa. Saya saja berdoa minta pasangan, Tuhan beri," ungkapnya.
Dalam acara Hitam Putih Trans TV, keduanya berani bicara soal rencana hamil dan punya anak.
"Yaah, itu kan mukjizat dari Tuhan. Kalau memang Tuhan kasi ya apa boleh buat, iya toooh. Mau kemana, saya hanya punya dua anak dan sudah besar-besar lagi, di negeri orang lagi jauh," ungkapnya.
Oma Martha bahkan sempat dihebohkan hamil beberapa bulan silam
Lama tak ada kabar tentang rumah tangga Oma Martha dan Sofian.
Oma Marta kabarnya melaporkan Sofyan diduga mengambil barang miliknya.
tonton video berikut :
How Much Travel Insurance Do I Really Need?
There's been a lot of confusion over whether or not travel insurance covers a natural disaster such as the April 2010 volcanic eruption in Iceland that stranded tens of thousands of travelers. When someone asks, "Does my travel insurance cover this type of event?" I answer, "Check the fine print." Clicking the insurance button when buying an online ticket most likely will not give you very good coverage. These types of travel insurance offer very basic coverage, which may be fine if your trip doesn't cost much. Or if your itinerary is not a complicated one requiring multiple stops over a longer period of time with expensive hotel reservations. Here are five guidelines for knowing how much travel insurance to get. 1. What is your trip worth to you? A young student sleeping in hostels throughout Europe and carrying a backpack won't need a "Cadillac plan" trip protector. Compare that to a couple in their early 60s who have reservations in 5 star hotels in some of the most expensive cities in Europe and who fly first class. Their travel will cost quite a bit, so they should consider paying top of the line coverage. 2. Compare the cost differences between a basic plan and a premium plan. I went on a well-known travel insurance website to see how much it would cost me for a two week international trip. The Basic plan sells for $127 for a person my age. When I added in "cancel for any reason" coverage, upgraded medical coverage, and optional flight coverage, the total jumped to $202. So now I have to ask myself, is that extra $75 worth it? 3. Know what you are buying. Travel insurance policies contain 4 types of trip protection: trip cancellation, trip interruption, trip delay and missed connection. Trip cancellation reimburses you the full cost of your pre-paid ticket in the event you have to cancel prior to your trip. One insurance company sells a "Cancel for Any Reason" policy for an additional cost, though most other companies have specific - but still extensive - conditions under which one can cancel. Find out what your trip cancellation covers, and what exclusions are not covered. Some companies, for example, did not reimburse those affected by volcano ash because they considered that a weather disturbance instead of a natural disaster. Trip interruption reimburses you for travel expenses in the event of an unexpected crisis during your trip, causing it to be cancelled, interrupted or delayed. One worldwide travel insurance company paid 100% of the trip cost for trip interruption due to volcanic ash that affected Europe April 2010. Travel Delay reimburses you for expenses you pay for trips delayed for more than 5 hours due to covered reasons but only up to a certain amount, some $1000, others $750. Travel delay typically covers hotel accommodations for stranded travelers, meals, taxi fares and essential phone calls. Missed connection reimburses you if inclement weather or common carrier causes cancellation or a delay of a regularly scheduled airline flights for three or more hours to your time of departure. One Gold Plan reimburses you $250 for a missed connection. 4. Doesn't my airline refund ticket costs, and put me up in hotels and cover food expenses in the case of trip cancellation and interruption? So, why do I need extra travel insurance? That's a good question. Years ago my family and I traveled from San Francisco to Singapore and our trip was delayed due to mechanical failure. The airline bused all passengers to a nearby hotel, paid for our rooms and gave us food vouchers to use in the hotel restaurant. Another time I had to cancel my flight due to illness. Because I bought a non-refundable ticket, I was able to apply that ticket to another travel date, minus of course, a penalty fee of $100. I had one year to use the ticket. Once, when dense fog grounded my plane for 8 hours, the airline gave everyone who asked for it food vouchers for an airport restaurant. Because it was a foreign country, and I didn't speak the language, I didn't know food vouchers were being given out, and so I missed out on coffee and croissants. Best advice here is to know your passenger rights. Missed connections are another form of travel frustration. If your missed connection occurs when traveling with the same airline or air alliance, then you will be taken care of by the airline company. However, if your missed connection happens when you fly two different airlines or airline alliances, then you are out of luck with the airline companies. If you have travel insurance that covers missed connections, then you are in luck. 5. Buy travel insurance for the medical coverage and other services. Sure, airlines do reimburse and are obligated in many cases by law to compensate for long travel delays, interruptions and cancellations. But they won't pay any medical bills should you be injured on your travels. And they won't pay for worldwide assistance services such as medical evacuation, physician referrals, translation services, prescription replacement, emergency cash transfers, and concierge services, and a host of other services you can purchase with travel insurance. So, the choice is yours. Most trip cancellations and interruptions are pretty straight forward, and you can get reimbursements from the airlines. In those cases you wouldn't need a premium Trip Cancellation plan. But in the event of a volcano erupting, or some other natural disaster that severely disrupts travel for days and days, you could be out hundreds of dollars. That's why there is travel insurance. Like any insurance, we get it because we don't know the future. Trip insurance is worth it for the medical coverage alone. All travel insurance covers trip delays or cancellations for specified reasons (again, check what they WON'T cover), and are easily upgraded for additional costs. Their real value, however, is medical, especially for medical evacuations which cost tens of thousands of dollars.

